iklan

Pengertian Pengakuan de Facto dan de Jure Suatu Negara



Sebuah negara yang baru merdeka dalam hukum internasional memerlukan pengakuan dari negara lain.

Ada beberapa alasan  mengapa suatu negara diperlukan pengakuan dari negara lain, yakni adakalanya suatu negra yang baru berdiri dan merdeka itu akan ada ancaman baik dari dalam maupun dari luar.

Misalnya saja di Indonesia ketika baru merdeka masih mendapat serangan dari Belanda, hal ini merupakan ancaman dari luar.

Kemudian ancaman dari dalam sendiri misalnya munculnya pemberontakan untuk menggulingkan kekuasaan, di Indonesia contohnya pemberontakan G30 S dan DI/TII.

Kemudian alasan lain adalah adanya hukum alam, di mana suatu negara titu tidak akan dapat  melangsungkan hidupnya tanpa bantuan dan kerja sama dengan negara lain dalam berbagai bidang.

Pengakuan/ recognition terhadap suatu negara ialah perbuatan bebas oleh suatu negara untuk mengakui keberadaan wilayah yang dihuni suatu masyarakat yang secara politis teroganisir, tidak terikat oleh negara yang lebih dulu ada, serta mampu melaksanakan kewajiban menurut hukum internbasional, dan dengan tindakan ini mereka negara-negara yang memberi pengakuan menyatakan kehendak untuk nm\memandang wilayah itu sebagai salah satu anggota masyarakat internasional.

Pengakuan negara dapat berupa pengakuan secara de facto dan pengakuan secara de jure.

Berikut ini pengertian dari pengakuan secara de facto dan pengakuan secara de jure:

Pengertian pengakuan de Facto

Pengakuan de facto adalah pengakuan atas kenyataan/ fakta adanya suattu negara.

Pengakuan ini diberikan berdasarkan realitas bahwa ada suatu masyarakat politikyang memenuhi ketiga unsur berdirinya suatu negara, yakni unsur konstitutif (wilayah, rakyat, dan pemerintah yang berdaulat), pengakuan ini biasanya diberikan untuk menghadapi terjalinnya hubungan dengan negara yang memberi pengakuan tersebut.

Pengakuan de facto dibedakan menjadi dua macam yaitu pengakuan de facto sementara dan pengakuan de facto tetap.

Pengakuan de facto sementara artinya pengakuan yang bersifat semkentara,artinya bnegara yanbg memberikan pengakuan taanpameliohat brtahan atau tidaknya negra terssebut di masa depadn.

Kalau kemudian negara tersebut jath dan hancur makanegara yang memberi pengakuan terhadap,nrgara yang jatuhtersebut akan ditarik kembali pengakuannya.

Kemudian pengakuan de fac to bersifat tetap, artinya pengakuan negara lain terhadap suatu negara hanya hubungan tingkadta belum bisa dilaksanakan.

Bisa menimbulkan hubungan di bidang ekonomi dan perdaganan (tingkat konsuler).

Pengertian Pengakuan de Jure

Pengakuan de jure adalah pengakuan akan sahnya suatu negara berdasarkan pertimbangan yuridis menurut hukum internasional.

Apabila suatu negara sudah mendapat pengakuan de jure, maka keberadaanya dalam dunia internasional sebagai suatu negara berdaulat penuh dan diterimasebagai anggota resmi masyarakat internasional.

Menurt sifatnya pengakan de jre dibedakan menjadi dua macam,yaitu pengakan de jure tetap dan pengakuan de jure penuh.

Pengakuan de jure tetap artinya pengakuan dari negara lain berlaku nuntuk selamanya setelah melihat adanya jaminan bahwa pemerintahan negara baru tersebut akan stabil dalam jangka waktu yang cukup lama.

Akemudian pengakuan de jure bersifat penuh artinya terjadinya hubungan antara negara yang mengakui dfan diakui yang meliputi bubungan dagang,ekonomi,dan diplomatik.

Negara yang mengakui berhakuntuk menempati konsulat atau membuka kedutaan.


Belum ada Komentar untuk "Pengertian Pengakuan de Facto dan de Jure Suatu Negara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel