iklan

Pengertian Politik dan Sistem Politik Menurut Para Ahli

 

Pengertian Politik Menurut Para Ahli

Secara etimologis, politik berasal dari bahasa Yunani yaitu Polis. 

Polis adalah kota yang dianggap negara kota, di mana waktu itu kota dianggap identik dengan negara.

Politik secara bahasa mempunyai arti politics yang berarti suatu rangkaian prinsip, keadaan, jalan, cara serta alat yang akan digunakan untuk  mencapai tujuan tertentu. 

Kemudian dari istilah polis, diturunkan dan dihasilkan kata-kata seperti politeia (segala hal yang menyangkut polis atau negara), polites (warga negara atau warga kota), politicos (ahli negara), politieke techne (kemahiran politik) (Abu Daud Busroh, 1999: 9). 

Selanjutnya istilah yang berhubungan dengan polis sering digunakan.

Robert Dhal (1994: 4) mendefinisikan politik sebagai pembentukan dan pembagian kekuasaan. Politik mencakup hubungan yang melibatkan kekuasaan, penguasaan  atau kewenangan dan kewilayahan.    

Miriam Budiardjo (1982: 8) mendefinisikan politik sebagai bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik atau negara yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. 

Sehingga politik mengandung unsur-unsur penting, diantaranya: state (negara), power (kekuasaan), decisionmaking (pengambilan keputusan), policy (kebijaksanaan) dan distribution (pembagian) atau allocation (alokasi).

Iswara (1982: 42-43) mendefinisikan politik sebagai perjuangan untuk memperoleh, menjalankan, mengontrol dan mempertahankan kekuasaan. 

Di mana hakekat politik adalah kekuasaan. Menurut Bluhm dalam Rahman Zainudin (1992: 7) politik adalah suatu proses sosial yang bercirikan aktivitas yang menyangkut persaingan dan kerjasama dalam melaksanakan kekuasaan dan yang mencapai puncaknya dalam pembuatan putusan untuk kelompok.

Sedangkan menurut Sukarna (1990: 7) politik mengandung pengertian kekuasaan ataupun negara. Dan politik mengacu kepada segala sesuatu yang berkaitan dengan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dan kedudukan yang dipegang oleh para pejabat pemerintah (Maswadi Rauf, 2001: 20).

Dari berbagai pendapat di atas, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa politik adalah sebuah sistem yang saling berkaitan yang didalamnya terdapat bermacam-macam kegiatan baik dalam bentuk persaingan maupun kerjasama untuk tujuan tertentu dengan melibatkan kekuasaan dan kewilayahan.

Pengertian Sistem Politik Menurut Para Ahli

Robert Dhal (1994: 4) mendefinisikan sistem politik sebagai setiap pola hubungan manusia yang kokoh dan melibatkan secara cukup mencolok, kendali, pengaruh, kekuasaan dan kewenangan. 

Sedangkan menurut Sukarna (1981: 15) sistem politik ialah kumpulan pendapat-pendapat, prinsip-prinsip dan lain-lain yang membentuk suatu kesatuan yang berhubung-hubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur hubungan antara individu atau kelmpok individu satu sama lain atau dengan negara dan hubungan negara dengan negara.

Mohtar Mas’oed dan Colin Mac Andrews (1995: 6) menyatakan sistem politik adalah semua tindakan yang lebih kurang langsung berkaitan dengan pembuatan keputusan-keputusan yang mengikat masyarakat, dan setiap tindakan sosial yang tidak mengandung ciri tersebut tidak termasuk dalam sistem politik, sehingga secara otomatis akan dipandang sebagai variable eksternal di dalam lingkungan sistem tersebut.

Sistem politik menurut Sukarna (1990: 7) adalah suatu tata cara untuk mengatur atau mengolah bagaimana memperoleh kekuasaan di dalam negara, mempertahankan kedudukan kekuasaan di dalam negara, mengatur hubungan pemerintah dengan rakyat atau sebaliknya dan mengatur hubungan antara negara dengan negara atau dengan rakyatnya atau dengan singkat dapat dikatakan bahwa sistem politik ialah tata cara untuk mengatur negara.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa sistem politik dapat dilihat dari dua segi, dari segi strukturnya merupakan satu kesatuan lembaga kenegaraan maupun kemasyarakatan yang mewarnai sejumlah kebijaksanaan. Sedangkan dilihat dari segi proses merupakan suatu interaksi antar lembaga kenegaraan maupun kemasyarakatan yang ada.

 


Belum ada Komentar untuk "Pengertian Politik dan Sistem Politik Menurut Para Ahli"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel