Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tanda-tanda Kita Terjebak Fake Relationship



Tanda-tanda Kita Terjebak Fake Relationship, Matangdream.com - We were just starting the relationship. 

Dia orangnya baik, nggak pernah macem-macem, selalu memperlakukan kita dengan baik, anything a girl can dream of from a man. Tapi, kalo kita perhatiin, dia nggak pernah masang kita di sosmednya, kita nggak pernah diajak ketemu sama temen-temennya, dan kalo ketemu di jalan sama temennya pun dia nggak ngenalin kita sebagai pacar ke temennya. 

Waktu ditanyain sama orang dia siapa juga kita bingung karena nggak pernah ada kata “yuk jadian” keluar dari mulutnya. Hmm.. ada apa ya?

Fake relationship mungkin keliatan kayak hubungan beneran di permukaannya. Menurut Kathlyn dan Gay Hendricks, penulis Conscious Loving dan penggagas heartsintrueharmony.com, dalam fake relationship kita mungkin bakalan sering ngabisin waktu bareng, kita ngabisin waktu sama keluarga dan temen-teman mereka, dan orang-orang ngeliat kita sebagai kesatuan “couple”. 

Tapi kita nggak punya real relationship. 

Here’s what to look at in your relationship to identify whether yours are in a fake one or a real one:

COMMUNICATION SUCKS

Salah satu di antara kita berdua selalu ngerasa nggak bisa bicara bebas dan ngerasa lebih inferior dibanding yang lain. 

Nggak cuma itu, dalam fake relationship, komunikasi berjalan nggak sebagaimana mestinya dan kadang malah nggak lancar sama sekali. 

Kita bisa nggak kontakan sama dia selama berhari-hari, dan pas kontakan dianya kayak ngerasa biasa aja.

OFF AND ON LOVE

Hari ini dia bisa manis banget sama kita, he’s all sweet and stuff, tapi abis itu besokannya dia bisa beda banget kayak nggak kenal, atau bahkan cenderung cuek.

Hal ini adalah salah satu tanda kalo dia emang nggak niat punya hubungan serius dan beneran sama kita.

Kalo kita ada di sebuah hubungan di mana kita bisa sweet banget hari ini dan besokannya kita mesti khawatir apakah dia masih suka sama kita atau nggak adalah hubungan yang harus banget kita hindarin, karena kita pasti bakalan capek buat ngira-ngira apakah dia yang hari ini, sama kayak dia yang kemaren perhatian banget sama kita.

THEY NEVER SAID THEY LOVED US CLEARLY

Kita nggak pernah ngedenger dia ngomong “aku suka kamu” atau “aku sayang kamu” meskipun dia orangnya nggak pelit pujian ke kita. 

Sesuatu yang menyatakan kalo kita ini pacaran juga jarang banget kita denger langsung dari dia. Kalo ditanya, entah dia jawabnya nggak jelas atau dia langsung ngalihin pertanyaan. 

Kalo ditanya sama orang apakah dia pacar kita atau bukan, kita cuma bisa geleng-geleng sambil senyum. 

Padahal kalian berdua sama-sama jomblo. Duh!

SHOWING OFF TOO MUCH PDA

Kita gandengan tangan, dia ngerangkul kita, kadang-kadang dia malah sweet, suka tiba-tiba ngasih bunga waktu lagi ketemuan di cafe, atau throwing a little surprise. 

Setiap kali kita jalan berdua dan ketemu sama temen kita sendiri, mereka pasti bilang “ya ampun relationship goals banget!”. 

Padahal, waktu kita cuma berdua doang di mobil, kita sibuk sama handphone masing-masing, not as fun as we’re in public. 

Hal ini adalah indikasi dari over-compensatory and we trying to put on a show, a make-believe. 

Kita bisa ada di dalam fake relationship dan masih bisa ngedenger hal-hal kayak “Ya ampun kalian perfect banget bikin kita pengen punya pacar deh”. 

Percayalah, kalo pacar nggak sweet waktu kalian lagi nggak ada di tempat umum, we might have a few questions to ask.

Posting Komentar untuk "Tanda-tanda Kita Terjebak Fake Relationship"